purworejo-1

Stasiun Purworejo berada dijalan Mayjend Sutoyo , tepatnya berada di Kecamatan Purworejo, Jawa Tengah. Stasiun Purworejo sendiri dalam periode 1910, memiliki struktur bangunan berupa material batu bata setinggi 8 m dan luas keseluruhan sekitar 848 m2.

Stasiun ini dibangun oleh Perusahaan Kereta Api Negara bernama Staats Spoorwegen (SS). Pemerintah Kolonial Belanda saat itu sengaja membangun rel kereta api sepanjang 12 km dari Stasiun Besar Kutoarjo ke arah Purworejo, awalnya hanya dibangun rel saja namun seiring perkembangannya yang semakin ramai, pada tanggal 20 Juli 188, Stasiun Purworejo dibuka dan di aktifkan. Sejak tahun 1901 jalur kereta api Purworejo-Kutoarjo itu pun semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kala itu. Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BPPP) Jateng telah memasukkan Stasiun Purworejo sebagai salah satu cagar budaya di Purworejo, dilindungi oleh negara dengan nomor Inventarisasi : 11-06/PWO/TB/36.

Stasiun Purworejo berada pada ketinggian +63m dpl. Sistem persinyalan masih memakai sistem sinyal mekanik Alkmar,dan uniknya tidak ada sinyal muka ataupun sinyal masuk,hanya ada sinyal keluar menuju arah Stasiun Kutoarjo. Di Stasiun ini juga mempunyai 2 Spoor,yang dahulunya mempunyai 1 spoor cabang menuju ke Balai Yasa (Werkplaants) milik Staats Spoorwegen (SS ).

Stasiun Purworejo saat ini dikelola oleh PT. Kereta Api Indonesia ( Persero) & berada di Daerah Operasi 5 Purwokerto.