Stasiun Cisauk dibangun tahun 1899 merupakan stasiun kereta api yang berada paling tenggara kabupaten Cisauk, Tangerang. Dibangun pada masa kolonial dengan usia bangunan lebih dari 100 tahun. Dari model dan karakteristik bangunan Stasiun Cisauk dapat ditemukan juga pada bangunan stasiun lain.

2 Januari 1988

Peresmian lintas Batavia-Duri-Tangerang sepanjang 23 km oleh Perusahaan Kereta Api Negara Staatssporwegen (SS)

1 Oktober 1899

Stasiun Cisauk diresmikan bersamaan dengan peresmian lintas Duri-Rangkasbitung sepanjang 76 km oleh Perusahaan Kereta Api Negara Staatssporwegen (SS)

1900

Staatssporwegen (SS) melanjutkan pembangunan lintas Batavia-Duri-Tangerang hingga ke Serang dan Anyer

1951

Nasionalisasi aset kereta api termasuk aset Staatssporwegen ke DKA (Djawatan Kereta Api)

1976

Pemerintah melalui Dinas Perhubungan bekerjasama dengan pemerintah Jepang melakukan peningkatan fungsi kereta api di Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi). Lintas Serpong dari Tanah Abang-Sudimara-Serpong sepanjang 23,3 km turut menjadi bagian proyek kereta api Jabodetabek. Salah satu hal penting adalah elektrifikasi lintas Serpong yang melintasi Stasiun Cisauk.

 Sekilas sejarah Stasiun Cisauk

Elektrifikasi diperpanjang dari Stasiun Serpong hingga Stasiun Maja. Stasiun ini dan beberapa stasiun lainnya yang berada di petak Serpong-Parungpanjang pun ikut dielektrifikasi. Stasiun ini mempunyai 2 jalur kereta api.

2 stasiun

Stasiun Cisauk dari sisi selatan

3 Jendela

Jenis jendela rangkap dengan model kupu tarung pada sisi luar model krepyak sedang sisi dalam model kaca susun vertikal berbingkai kayu

1 Tulisan edit

Tulisan “CISAUK” dan lubang angin dengan jalusi besi yang masih terlihat sampai sekarang